Taman Sari Keraton Yogyakarta, Indonesia


Berwisata ke tempat pemandian yang dulunya digunakan kerajaan Mataram ini, kita serasa diajak untuk turut menikmati aura kerajaan jawa yang eksotis. Taman Sari royal heritage site ini dahulunya digunakan sebagai tempat tetirah pihak kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. 
Di depan site, kita akan disambut oleh gerbang dengan arsitektur bergaya tradisional campuran antara Cina, India, Muslim, Jawa, dan Spanyol. Adalah "Demang Tegis", seorang  insinyur berkebangsaan Portugal yang menjadi mualaf dan berbaur menjadi masyarakat Jogja, yang menjadi arsitek pembangunan situs ini (Tegis = Portegis/Portugis).

Pemandian Umbul Binangun
Setelah melewati gerbang pintu masuk, kita memasuki area pemandian "Umbul Binangun" yang digunakan oleh Sultan, istri dan selir, serta anak-anak dan kerabatnya. Di sayap kiri kolam terdapat sebuah menara pandang. Dikatakan bahwa dahulu Sultan sering berdiri di atas menara tersebut dan kemudian melemparkan selendang kepada istri-istri dan selir-selir yang berada di kolam di bawahnya. Barang siapa yang bisa menangkap selendang, maka dia berhak untuk tidur dan beristirahat bersama Sultan di dalam kamar yang berada di bawahnya.

Area Sumur Gumuling
Di sayap utara kompleks Taman Sari, terdapat sebuah bangunan yang di bangun di bawah tanah. Dahulunya, tempat ini digunakan sebagai masjid bawah tanah, yang sekaligus berfungsi sebagai tempat Sultan berdiskusi dengan seluruh rakyatnya untuk menyusun strategi melawan penjajahan Belanda. 

Kompleks ini dibuat dengan denah dua lantai berbentuk lingkaran, dengan titik pusat berupa tangga untuk akses naik turun. Di bagian tengah tangga inilah sumur Gumuling berada. Pada bagian barat denah, terdapat mihrab tempat imam (pemimpin sholat jamaah).

Di bagian pintu masuk masjid terdapat sebuah akses jalan ke arah selatan yang saat ini ditutup. Konon, akses inilah yang dahulunya digunakan pihak kerajaan untuk berkomunikasi dengan penghuni pantai Selatan.

Taman Sari dengan sejuta misteri dan keindahannya sampai saat ini masih menjadi tujuan wisata favorit di Jogjakarta. 

this article in English Artikel lainnya tentang Yogyakarta :
Film berlokasi syuting di Jogja, Wisata KaliurangHotel termurah di Yogyakarta, Arung Jeram Citra Elo Magelang, Restoran Raminten, Ramayana Dance Prambanan, Babad Kampung

Berikut adalah beberapa Hotel favorit yang dapat digunakan sebagai referensi untuk menginap dan berwisata di Yogyakarta.


co branding with